Jenis-jenis Kayu untuk Furnitur

Kompas.com - 07/11/2008, 16:25 WIB
Editor

SEMAHAL apapun harganya, furnitur kayu masih tetap menjadi primadona. Material alami ini dapat memberikan kesan natural. Terlebih jika desainnya menarik, tentu furnitur semakin menarik.

Memang banyak orang yang begitu menggemari furnitur kayu. Namun, tak banyak yang tahu jenis-jenis kayu yang digunakan sebagai material utamanya.

1. Kayu Solid

Kayu utuh yang tidak dibentuk dari sambungan atau gabungan, itulah yang disebut dengan kayu solid. Ada juga sebagian orang yang menyebutnya dengan kayu Jepara. Harga kayu solid cenderung mahal. Yang termasuk kayu solid antara lain, kayu jati, sungkai, nyatoh, dan jati belanda.

2. Kayu Lapis (plywood)

Kita juga mengenal kayu lapis dengan sebutan tripleks atau multipleks. Sesuai dengan namanya, kayu lapis terbentuk dari beberapa lapis lembaran kayu. Lembaran-lembaran tersebut direkatkan dengan tekanan tinggi dan menggunakan perekat khusus. Kayu lapis yang terdiri dari tiga lembar kayu disebut tripleks. Sedangkan yang terdiri dari lebih dari tiga lembar kayu, disebut multipleks.

Ketebalan kayu lapis bervariasi, mulai dari 3mm, 4mm, 9mm, dan 18mm. Sedangkan ukuran penampangnya adalah 120cmx240cm. Kayu lapis bisa digunakan sebagai material untuk kitchen set, tempat tidur, lemari, atau meja.

3. Kayu partikel (particle board)

Jenis kayu olahan yang satu ini terbuat dari serbuk kayu kasar yang dicampur dengan bahan kimia khusus. Campuran tersebut kemudian disatukan dengan lem dan dikeringkan dengan suhu tinggi.

Kayu partikel banyak digunakan sebagai material untuk berbagai furnitur. Namun, kayu partikel tergolong jenis kayu yang tidak tahan lama. Dalam kurun waktu tertentu, kayu partikel bisa berubah bentuk, terutama jika terkena air dan menahan beban terlalu berat.

4. MDF (Medium Density Fiberboard)

MDF adalah kayu yang terbuat dari campuran bubur kayu dengan bahan kimia tertentu. Cara pembuatannya mirip dengan kayu partikel. Kayu MDF merupakan material kayu olahan yang tidak tahan terhadap air dan kelembapan. Untuk daerah-daerah yang memiliki kelembapan tinggi, sebaiknya tidak menggunakan kayu MDF.

Kayu MDF memiliki berbagai jenis finishing yang bisa Anda pilih. Anda bisa melapisinya dengan irisan kayu tipis (veneer), atau pelapis kertas. Berbagai jenis finishing untuk kayu MDF juga tersedia dalam berbagai warna dan tekstur. Tersedia motif tekstur kayu alami, atau tekstur lainnya sesuai selera.

5. Blockboard

Jenis kayu olahan lainnya adalah blockboard. Balok-balok kayu berukuran 4cm-5cm dipadatkan menggunakan mesin. Setelah itu diberi pelapis, sehingga hasil akhirnya berupa lembaran seperti papan kayu. Blockboard memiliki dua pilihan ketebalan, 15mm dan 18mm. Harganya cenderung lebih murah dibandingkan kayu solid.

Penulis: Anissa
Foto: Martin


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut Meninggal, Hasil Tes Positif Covid-19

Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut Meninggal, Hasil Tes Positif Covid-19

Regional
Bupati Sumedang: ASN Dilarang Mudik Lebaran

Bupati Sumedang: ASN Dilarang Mudik Lebaran

Regional
3 Warga Positif Corona, Kabupaten Probolinggo Beralih ke Zona Merah

3 Warga Positif Corona, Kabupaten Probolinggo Beralih ke Zona Merah

Regional
Salah Satu Anggota KKB yang Tewas Saat Kontak Senjata di Mimika adalah Anak Buah Lekagak Telenggen

Salah Satu Anggota KKB yang Tewas Saat Kontak Senjata di Mimika adalah Anak Buah Lekagak Telenggen

Regional
PWI Minta Hindari Berkerumun dalam Peliputan selama Pandemi Covid-19

PWI Minta Hindari Berkerumun dalam Peliputan selama Pandemi Covid-19

Nasional
Pasien Positif Covid-19 Tak Jujur Saat Diperiksa, 76 Pegawai RSUD Purwodadi Harus Jalani Rapid Test

Pasien Positif Covid-19 Tak Jujur Saat Diperiksa, 76 Pegawai RSUD Purwodadi Harus Jalani Rapid Test

Regional
124 TKI dari Malaysia Tiba di Lanud Soewondo Medan, Ada yang Batuk Darah Tapi Hasil Rapid Test Negatif

124 TKI dari Malaysia Tiba di Lanud Soewondo Medan, Ada yang Batuk Darah Tapi Hasil Rapid Test Negatif

Regional
KKB di Mimika Kembali Dilumpuhkan TNI-Polri, 1 Anggota KKB Tewas, 1 Senpi Diamankan

KKB di Mimika Kembali Dilumpuhkan TNI-Polri, 1 Anggota KKB Tewas, 1 Senpi Diamankan

Regional
Ditjen PAS: Napi yang Dibebaskan Bisa Dikembalikan ke Lapas jika Berulah

Ditjen PAS: Napi yang Dibebaskan Bisa Dikembalikan ke Lapas jika Berulah

Nasional
Anies: Paket Bansos untuk Masyarakat Diberikan 20.000 Per Hari

Anies: Paket Bansos untuk Masyarakat Diberikan 20.000 Per Hari

Megapolitan
Jadi Rumah Sakit Khusus Covid-19, RS Rasidin Padang Kekurangan Masker N95

Jadi Rumah Sakit Khusus Covid-19, RS Rasidin Padang Kekurangan Masker N95

Regional
Kasus Positif Corona Baru di Kota Tegal, Perempuan 73 Tahun yang Baru Pulang dari Tangerang

Kasus Positif Corona Baru di Kota Tegal, Perempuan 73 Tahun yang Baru Pulang dari Tangerang

Regional
Cegah Kejahatan di Tengah Pandemi Covid-19, 1 Truk Sembako Dikawal 4 Mobil Patwal di Tangsel

Cegah Kejahatan di Tengah Pandemi Covid-19, 1 Truk Sembako Dikawal 4 Mobil Patwal di Tangsel

Megapolitan
Kasus Pertama Covid-19 di Lombok Utara Punya Riwayat Perjalanan ke Goa Sulsel

Kasus Pertama Covid-19 di Lombok Utara Punya Riwayat Perjalanan ke Goa Sulsel

Regional
Update Banjir Kali Lamong: Balongpanggang Surut, 3 Kecamatan Lain Masih Tergenang

Update Banjir Kali Lamong: Balongpanggang Surut, 3 Kecamatan Lain Masih Tergenang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X